Articles

Demam Blackberry mungkin akan masih terus berlanjut di Indonesia, kehadiran Blackberry dengan type dan varian yang baru masih ditunggu-tunggu, ini menunjukkan bahwa perangkat ini mempunyai prospek yang cerah di Indonesia, kali ini review tentang Blackberry Onyx.

Blackberry Bold 9000 pernah menjadi fenomena saat diluncurkan pertama kali di tanah air. Penjualannya langsung melejit drastis dan membuahkan trend QWERTY yang sampai sekarang masih menjajah pasar. Nah, kali ini giliran sang suksesor Blackberry Onyx 9700 yang merupakan jajaran keluarga Bold versi terbaru.

Sebagai versi terbaru, Research in Motion (RIM) sang vendor mengklaim Onyx memiliki banyak keunggulan serta nilai lebih ketimbang pendahulunya Blackberry Bold 9000. Apa saja kelebihan yang coba ditawarkan oleh Onyx, Review1st mencoba membongkarnya.

FIRST LOOK

Pertama mendapati produk ini di tangan kami, sektor disain menjadi faktor yang cukup mencolok. Bagaimana tidak, meskipun disebut-sebut sebagai jajaran keluaran Bold, justru Onyx malah menawarkan konsep disain mirip Blackberry Javelin yang berada di keluarga Curve.

Artinya, disainnya lebih kecil, lebih ramping dan lebih kompak ketimbang Bold versi lama yang memang cenderung bongsor. Kendati begitu, tak seperti Javelin, ponsel ini masih membawa ciri khas keluarga Bold dengan ornamen kulit di bagian bodi belakang.

Keypad QWERTY pada Onyx serupa dengan Blackberry Bold 9000. Tingkat kenyamanannya pun setara saat dipakai untuk mengetik tak jauh berbeda. Hanya saja pada Blackberry Onyx 9700 adalah dibuangnya trackball dan digantikan dengan optical trackpad.

FIRST TOUCH

Sebelum mulai menjajal smartphone ini, harus diketahui kalau di sisi software, Onyx dipersenjatai dengan OS 5 (v5.0.0.330). Artinya, Onyx menjadi yang paling canggih dibanding saudaranya yang lain. OS ini ditunjang berbagai penyempurnaan, khususnya di sektor user interface atau tampilan antarmuka.

Saat Review1st mencicipi kemampuan sistem operasinya, terasa akselerasi yang cepat dalam menjelajahi menu serta loading sistem dengan tingkat kecepatan di atas Bold. Tapi sebenarnya prosesornya memiliki clock speed 624 MHz sama dengan Bold 9000 juga RAM pada 128 MB. Jadi sebenarnya setara jika Bold 9000 Anda sudah di-upgrade OS-nya.

Tapi memori internal smartphone ini lebih kecil dari Bold 9000, hanya seperempatnya, 256 MB. Ini sedikit mengecewakan karena aplikasi yang disimpan masuk ke memori internal, jadi siap-siap saja membatasi aplikasi yang hendak dimasukkan pada ponsel ini.

Seperti yang disebutkan di atas, Onyx juga hanya membawa 256 mb flash internal memory. Bandingkan dengan Bold 9000 yang ada di angka 1 GB. Jadi, bijaklah dalam memilih apliaksi agar ponsel Anda tetap berjalan dengan normal tanpa kelebihan beban.

Beruntung, meski ukuran diperkecil, Bold Onyx tetap membawa jenis baterai yang setara dengan bold 9000. Baterai jenis lithium ion berkapasitas 1500 mAh ini mampu bertahan selama 2 hari dengan pemakaian normal. Jika BIS aktif dan pemakaian yang cukup intens, 1,5 hari bisa dilewati tanpa melakukan charging ulang.

Di bagian internet, Onyx mengadopsi kemampuan tak jauh beda dengan Bold 9000. Yakni menggunakan jaringan 3G HSDPA 3,6 mbps, EDGE dan GPRS. Jadi untuk kecepatan browsing via APN BlackBerry maupun operator relatif senada dengan pendahulunya itu.

Browser pada Onyx masih standar alias khas Blackberry. Meski pada versi terkini sudah ada penambahan terutama javascript, tampilan dan kemampuan masih kalah jauh ketimbang browser pihak ketiga seperti Opera.

Tak ketinggalan keberadaan koneksi WiFi yang membuat Anda bisa menikmati akses internet berkecepatan tinggi tanpa harus merogoh kocek untuk biaya layanan data. Lain dari itu, Blackberry Onyx dilengkapi dengan Bluetooth dengan profil A2DP dan koneksi kabel data MicroUSB.

Fitur bisnis atau office selalu menjadi sorotan Blackberry. Seperti biasa, Onyx menyediakan layanan push mail di mana Anda harus berlangganan layanan BlackBerry untuk menikmatinya. Menariknya, tampilan setting email lebih fresh berkat OS barunya. Anda bisa menambahkan 10 akun email di ponsel ini.

Hal mengecewakan justru saat mengakses kemampuan office ponsel ini. Bagaimana tidak, DataViz Office to Go yang menjadi aplikasi document di BlackBerry hanya menyediakan versi trial. Anda masih bisa membuka dokumen, tapi harus membeli lisensinya jika ingin menggunakan secara lengkap semisal melakukan edit dokumen atau membuat dokumen baru.

Sementara sektor multimedia pada Onyx sudah disempurnakan. Lewat OS 5, Anda akan menemukan folder menu dalam aplikasi multimedianya bukan lagi scrolling. Untuk musik tersedia port audio 3,5 mm dengan satu loudspeaker. Namun kualitas keluarannya masih di bawah Blackberry Bold 9000. Player videonya pun masih sama dengan versi terdahulu.

Tersedia juga GPS dan kamera 3.2 megapixel, lengkap dengan lampu kilat LED dan kemampuan outofokus, hasil kameranya jelas lebih baik dari Bold 9000 yang hanya 2 megapiksel. Juga hasilnya lebih baik dari Balckberry Javelin.

Untuk instal aplikasi pada Onyx seperti biasa lebih mudah untuk mendownload dan menginstal langsung via jalur OTA. Alternatif lain via aplikasi Desktop Manager dan perangkat komputer. Di sini, Anda diuntungkan dengan kehadiran BlackBerry Apps Store untuk pengguna ponsel BlackBerry Indonesia. Anda bisa berburu aplikasi gratisan di situ.

Satu lagi kelebihan, via OS 5, baterai ponsel menjadi lebih irit. Saat dipakai terasa daya tahannya lebih lama jika dibandingkan perangkat BlackBerry dengan OS lebih lawas. Setidaknya cukup membantu dalam efisiensi baterai.

Sebenarnya Onyx tak terlalu jauh berbeda dengan Blackberry Bold 9000. Perbedaannya hanya terletak di sektor disain, OS dan perbaikan di sektor kamera. Buat Anda yang tak ingin ponsel berukuran besar seperti Bold 9000, Onyx bisa dipilih. Lain dari itu, relatif tak ada hal yang menonjol.

PLUS: OS v5, BIS, pushmail, A-GPS, WiFi, HSDPA
MINUS: Memori internal kecil, tidak ada kamera video call, tidak ada radio FM, browser standar.
Network HSDPA 850 / 1900 / 2100, GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 MHz
Operating system Blackberry OS 5 (v5.0.0.330)
Prosesor clock speed 624 MHz, RAM 128 MB
Layar TFT, 65 ribu warna; 480 x 360 pixels, 2.44 inci
Kamera Kamera 3,2 megapiksel, autofokus, flash LED
Memori Internal 256 MB dan microSD hingga 16GB
Konektivitas Bluetooth, kabel data mini USB
Transfer data GPRS, EDGE, 3G, HSDPA (3,6 mbps)
Dimensi 10.9 x 6 x 1.4 cm
Berat 122 g
Fitur menarik Wi-Fi 802.11 a/b/g, GPS, Media player MP3/WMA/AAC+; Video player DivX/WMV/XviD/3gp, BIS & BES, DataViz Office to Go

sumber: Review1st